Minggu, 03 Februari 2008

Angin

Angin

hembus angin menyambar diri
bawa asa tiada arti
pada seorang di sana
menunggu penuh rajuk hati

rajuk merana tak tentu menuggu
menunggu manusia tak bernama
tak tahu pula makna

angin……
peluklah dia dengan sayap indahmu
jangan bawakannya sayap-sayap patahku
bawakan saja coretanku
mungkin tak indah, tak pula mengesankankan

Paling tidak….
Aku mampu menemaninya
Lewat jeleknya coretan ini
Saat dia gembira
Saat dia sedih
Walau ku tak disampingnya

diposting oleh Arief_Hape @ 05.09  

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda